Berita Terkini

Total yang terpublikasi sebanyak 5 artikel.

POLTEKKES KEMENKES SEMARANG TERIMA PENGHARGAAN PADA FORUM KOMUNIKASI TENAGA KESEHATAN (FORMKOMNAKES)
Baca Selengkapnya

POLTEKKES KEMENKES SEMARANG TERIMA PENGHARGAAN PADA FORUM KOMUNIKASI TENAGA KESEHATAN (FORMKOMNAKES)

Bertempat di Shangri-La Hotel Jakarta, digelar Forum Komunikasi Tenaga Kesehatan (Forkomnakes) yang diadakan oleh Kementerian Kesehatan, antara lain bertujuan untuk memfasilitasi koordinasi dengan seluruh dinas kesehatan dalam upaya pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan. Dalam forum tersebut pedoman terkait perencanaan kebutuhan nasional tenaga medis dan tenaga kesehatan dikeluarkan sekaligus meluncurkan sistem informasi evaluasi kompetensi untuk tenaga medis dan tenaga kesehatan WNI dan WNA lulusan luar negeri.

Hadir pada Forkomnakes adalah Menteri Kesehatan, Direktur Jenderal Tenaga Kesehatan, Komisi IX DPR RI, Kepala Dinas Kesehatan, Direktur Poltekkes Kemenkes se Indonesia, Ketua Kolegium dan perwakilan dari organisasi-organisasi profesi. Dalam sambutannya Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyoroti tiga masalah utama tenaga kesehatan, yaitu jumlah, distribusi, dan kualitas dari tenaga kerja yang ada saat ini.

      Ditjend nakes, Arianti Anaya menyatakan bahwa pihaknya mengeluarkan pedoman terkait perencanaan kebutuhan nasional tenaga medis dan tenaga kesehatan. Juga platform tunggal yang terintegrasi dengan SDMK dan nantinya dapat dimanfaatkan oleh tenaga medis dan tenaga kesehatan untuk mencapai kebutuhan SKP-nya, yaitu Satu Sehat SKP.

     

Pada kesempatan yang membanggakan tersebut Poltekkes Kemenkes Semarang mendapatkan penghargaan sebagai Politeknik Kesehatan dengan Program Studi terbanyak terakreditasi Unggul. Saat ini sudah 80% program studi di Poltekkes Semarang yang memperoleh predikat Unggul, tinggal 4 program studi lagi untuk mencapai target 100% Unggul. @humas_polessemarang

UJI KESEHATAN JALUR PENELUSURAN MINAT DAN BAKAT POLTEKKES SEMARANG TAHUN AJARAN 2024/2025
Baca Selengkapnya

UJI KESEHATAN JALUR PENELUSURAN MINAT DAN BAKAT POLTEKKES SEMARANG TAHUN AJARAN 2024/2025

Calon mahasiswa jalur PMDP yang telah dinyatakan lulus pada tahap seleksi administrasi mengikuti uji kesehatan yang dilakukan di Auditorium Kampus I jl. Tirto Agung-Pedalanagan – Banyumanik-Semarang. Jumlah pendaftar yang dinyatakan lolos seleksi administrasi sebanyak 958 meliputi peminatan pada 8 Jurusan. Uji kesehatan dilaksanakan selama hari yaitu tanggal 29, 30 April dan 2 Mei 2024

Jalur PMDP atau penelusuran minat dan bakat Poltekkes Kemenkes Semarang merupakan salah satu jalur seleksi yang memiliki persyaratan sebagai berikut:

1. Persyaratan Akademik

  • Siswa SMA/MA jurusan IPA dan IPS atau siswa SMK dengan jurusan yang relevan.
  • Nilai pengetahuan pada rapor minimal 75 untuk setiap mata pelajaran di setiap semester atau memiliki prestasi non akademik minimal tingkat kabupaten atau kota.
  • Peserta yang telah diterima Seleksi Jalur PMDP, tapi dinyatakan tidak lulus dari Satuan Pendidikannya (SMA/MA) dan tidak lulus verifikasi berkas dinyatakan gugur.

2. Persyaratan Administrasi

  • Membayar biaya pendaftaran seleksi sebesar Rp 50.000
  • Menyertakan rekomendasi Kepala Sekolah untuk mengikuti Sipenmaru Jalur PMDP pada TA 2024/2025.
  • Melampirkan surat pernyataan tidak mengundurkan diri jika lulus seleksi.
  • Akreditasi sekolah minimal B. Khusus untuk daerah DTPK/3T akreditasi sekolah minimal C.
  • Calon mahasiswa yang dinyatakan diterima bersedia mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa dan Kegiatan lainnya baik yang diselenggarakan di tingkat Poltekkes Kemenkes maupun yang diselenggarakan oleh instansi/ lembaga lain sesuai bidang peminatan/bakatnya.

3. Persyaratan Khusus

Tinggi badan minimal untuk laki-laki 155 cm dan perempuan 150 cm untuk program studi berikut:

  1. Kebidanan;
  2. Keperawatan Gigi;
  3. Analis Kesehatan (Teknologi Laboratorium Medis);
  4. Gizi;
  5. Rekam Medis dan Informasi Kesehatan (Manajemen Informasi Kesehatan).

Tinggi badan minimal 160cm untuk laki-laki dan 155 cm untuk perempuan pada pilihan program studi berikut:

  1. Keperawatan;
  2. Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi (TRR).

Direktur Poltekkes Semarang Jeffri Ardiyanto,  M.App.,Sc yang hadir pada pembukaan uji kesehatan di Auditorium menyatakan bahwa seleksi ini berjalan secara fair dan dilakukan untuk menjaring calon mahasiswa yang benar-benar memenuhi sayarat dan ketentuan. Jika secara akademik bagus serta banyak memiliki prestasi namun apabila secara kesehatan tidak memenuhi syarat tetap tidak akan diterima. Karena untuk menjadi tenaga kesehatan kedepannya harus dilakukan oleh orang yang sehat pula.

Menurut Kepala Sub Bagian Adak (Administrasi Akademik), Sri Wahyuni, S.S.Kep, Ns, M.Kes, hasil seleksi kesehatan sekaligus verifikasi berkas akan diumumkan pada tanggal 7 Mei 2024 secara online. Informasi selanjutnya bagi calon mahasiswa yang lolos adalah sebagai berikut:

  • Pengumuman Hasil Seleksi Tahap II (Uji Kesehatan): 7 Mei 2024
  • Registrasi Administrasi/Keuangan: 8-14 Mei 2024
  • Registrasi Akademik: 8-15 Mei 2024
  • Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB): 23 Juli 2024
  • Awal Tahun Akademik Baru 2024/2025: 29 Juli 2024

Poltekkes Kemenkes Semarang Raih Akreditasi A Unit Peningkatan Sumber Daya Manusia Kesehatan (UPK SDM KES)
Baca Selengkapnya

Poltekkes Kemenkes Semarang Raih Akreditasi A Unit Peningkatan Sumber Daya Manusia Kesehatan (UPK SDM KES)

Perkembangan dunia kesehatan yang dinamis menuntut adanya peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) dalam bidang kesehatan. Poltekkes Kemenkes Semarang dituntut memiliki unit yang berfokus pada peningkatan kompetensi SDM kesehatan di tengah masyarakat yang semakin sadar akan pentingnya pelayanan kesehatan yang berkualitas. untuk itu langkah strategis yang diambil adalah mendirikan sebuah unit yang diberi nama UPK SDM Kes (Unit Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia Kesehatan). Terletak di Kampus Pusat Jalan Tirto Agung, Pedalangan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, unit ini dirancang sebagai pusat pelatihan yang komprehensif dan efektif. Dengan lokasi yang strategis, para peserta pelatihan dapat dengan mudah mengakses fasilitas dan sumber daya yang tersedia, serta berinteraksi dengan para pakar dan praktisi kesehatan terkemuka dalam berbagai bidang. Melalui unit ini, Poltekkes Kemenkes Semarang berkomitmen untuk mendukung pembangunan dan peningkatan kapasitas SDM kesehatan yang akan berdampak positif bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan.

 UPK SDM Kesehatan ini memiliki  visi menjadi lembaga penyelenggara dan pusat rujukan peningkatan kompetensi bidang kesehatan yang unggul dalam pelatihan pengelolaan kesehatan ginjal tingkat nasional pada tahun 2027. Dengan menyelenggarakan peningkatan kompetensi bidang kesehatan dengan unggulan pelatihan pengelolaan kesehatan ginjal yang bermutu, mengembangkan tata kelola penyelenggaraan peningkatan kompetensi bidang kesehatan yang kredibel, akuntabel, bertanggungjawab, adil dan transparan dan meningkatkan kemitraan untuk penyelenggaraan peningkatan kompetensi bidan kesehatan dengan organisasi dan/atau lembaga terkait lainnya.

Sejak ditetapkan sebagai penyelenggara pelatihan, berbagai kegiatan telah berhasil diselenggarakan dengan sukses. Beberapa di antaranya pelatihan pelayanan prima bagi dosen dan tenaga pendidik Poltekkes Kemenkes Semarang tahun 2024, sebanyak 2 angkatan yang dilaksanakan pada bulan Februari dan pelatihan mom and baby spa serta prenatal yoga pada bulan April 2024. Berkomitmen menerapkan budaya kerja BERAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) dengan nilai-nilai “Services with HEART (Hospitality, Effective, Accomodative, Responsive, dan Timeline), UPK ini berhasil meraih penghargaan A atas visitasi yang telah dilakukan oleh Tim Asesor pada tanggal 18-19 April 2024.

Penyerahan sertifikat dilakukan secara langsung oleh Direktur Jendral Tenaga Kesehatan Kemenkes RI drg Arianti Anaya, MKM. Dalam sambutannya  Arianti mengatakan, “Seperti kita ketahui isue besar yang ada selain jumlah SDM Kesehatan yang kurang, juga kualitas SDM kesehatan yang belum sesuai standar, seperti angka kematian bayi yang masih tinggi, apa yang akan kita lakukan yakni melakukan pelatihan terhadap tenaga medis dan nakes yang sudah ada di lapangan agar bisa memberikan pelayanan yang maksimal, tentunya diperlukan lembaga-lembaga pelatihan yang sudah terakreditasi, tentunya kualitas pelatihan sudah sesuai dengan standarisasi yang diharapkan, selain itu siapa saja yang memberikan pelatihan dan yang diberikan pelatihan bisa terdata dengan baik.”

“Alhamdulillah Poltekkes Kemenkes Semarang ini sudah bisa mendapatkan Akreditasi dengan nilai A yang artinya mendapatkan nilai tertinggi, sehingga ke depan bisa membantu pemerintah dalam memberikan pelatihan-pelatihan kepada para tenaga medis dan nakes lainnya,” pungkas Arianti Anaya. Sementara itu Direktur Poltekkes Kemenkes Semarang, Jeffri Ardiyanto, M.App.,Sc mengatakan bahwa UPK Poltekkes Kemenkes Semarang ini sangat bermanfaat antara lain bisa menjamin mutu calon lulusan. “Tentunya besar harapannya kedepan teman-teman bisa berkontribusi melanjutkan kegiatan-kegiatan dengan merencanakan program-program yang bermanfaat bukan hanya untuk anak didik yang ada di Semarang saja, tapi juga untuk provinsi yang ada diseluruh Indonesia” demikian Jeffri Ardiyanto menerangkan.